PSSI Luncurkan IFEC

PSSI Luncurkan IFEC Untuk Menyaring Atlet Menuju FIFAe World Cup

PSSI Luncurkan IFEC Untuk Menyaring Atlet Menuju FIFAe World Cup Dan Targetnya Adalah Menemukan Talenta Berkelas Dunia. Saat ini PSSI resmi meluncurkan Indonesia Football Esports Championship (IFEC) sebagai ajang utama untuk menyaring atlet yang akan mewakili Indonesia di FIFAe World Cup 2025 di Arab Saudi. Kompetisi ini dirancang untuk menjadi jalur seleksi resmi tim nasional esports Indonesia, khususnya di cabang sepak bola digital, dengan tujuan mempertahankan prestasi dan gelar juara yang telah diraih sebelumnya. IFEC menjadi langkah strategis PSSI dalam membangun ekosistem esports yang berkelanjutan, melibatkan pemain dari berbagai level, mulai dari komunitas hingga profesional.

PSSI Luncurkan IFEC dengan struktur yang dibagi menjadi beberapa jalur seleksi. Pertama, Development Division yang mengundang 16 pemain semi-profesional di platform mobile maupun konsol untuk berkompetisi secara online. Kedua, Online Qualifiers yang dibuka untuk umum dan dilaksanakan dalam dua gelombang, memungkinkan siapa pun berkesempatan menunjukkan kemampuan. Ketiga, Special Event berupa turnamen offline yang dapat diikuti masyarakat luas. Keempat, jalur Wildcard yang diberikan kepada pemain dengan prestasi tinggi di tingkat nasional atau internasional.

Semua jalur ini akan bermuara pada Grand Final IFEC yang di gelar pada 30–31 Agustus 2025, di mana para pemenang akan di tentukan untuk masuk ke tim nasional esports Indonesia. Peluncuran IFEC menunjukkan keseriusan PSSI dalam membangun tim yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara di tingkat dunia. Dengan format yang inklusif, IFEC memberi peluang bagi talenta-talenta baru untuk bersaing secara sehat dan terukur. Selain itu, ajang ini di harapkan menjadi wadah pembinaan yang konsisten sehingga regenerasi pemain bisa berjalan dengan baik.

Sebagai Gerbang Utama Bagi Atlet EFootball Indonesia

Indonesia Football Esports Championship (IFEC) di sebut Sebagai Gerbang Utama Bagi Atlet EFootball Indonesia karena kompetisi ini menjadi jalur resmi dan terstruktur yang menghubungkan talenta lokal dengan panggung dunia. IFEC di rancang langsung oleh PSSI sebagai bagian dari proses seleksi tim nasional esports, sehingga siapa pun yang ingin mewakili Indonesia di FIFAe World Cup harus melewati ajang ini. Berbeda dengan turnamen komunitas atau liga independen, IFEC memiliki sistem pembinaan yang terintegrasi mulai dari tahap awal hingga penentuan finalis, memastikan bahwa pemain yang terpilih benar-benar memiliki kualitas teknis, mental, dan konsistensi yang di butuhkan di level internasional.

Salah satu alasan mengapa IFEC layak di sebut gerbang utama adalah karena formatnya yang inklusif, membuka kesempatan bagi semua pemain, baik dari jalur komunitas, semi-profesional, maupun profesional. Dengan adanya beberapa jalur kualifikasi seperti Development Division, Online Qualifiers, Special Event, dan Wildcard, IFEC menjangkau berbagai lapisan pemain. Pendekatan ini memberi peluang luas untuk menemukan bakat tersembunyi yang mungkin belum pernah tampil di turnamen besar, namun memiliki potensi besar untuk bersinar di panggung dunia.

Selain itu, IFEC tidak hanya sekadar turnamen, tetapi juga proses pembinaan. Selama kompetisi berlangsung, peserta mendapatkan pengalaman menghadapi format pertandingan yang mendekati standar internasional, termasuk tekanan mental, strategi bertanding, dan adaptasi terhadap lawan dengan berbagai gaya bermain. Dengan dukungan langsung dari PSSI, pemenang IFEC akan langsung terhubung ke ekosistem kompetisi global, membawa nama Indonesia ke FIFAe World Cup. Hal ini membuat IFEC menjadi titik awal yang wajib di lalui bagi siapa pun yang bercita-cita menjadi atlet eFootball profesional di level dunia.

Alasan PSSI Luncurkan IFEC

Alasan PSSI Luncurkan IFEC adalah sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah esports sepak bola digital internasional, khususnya menuju FIFAe World Cup. Alasan utama peluncuran ini adalah kebutuhan akan jalur seleksi resmi, terukur, dan terstruktur bagi atlet eFootball tanah air. Selama ini, talenta-talenta lokal sering muncul dari berbagai turnamen komunitas. Atau kompetisi independen yang tidak selalu memiliki keterhubungan langsung dengan tim nasional. Dengan hadirnya IFEC, PSSI ingin memastikan bahwa proses pencarian dan pembinaan pemain di lakukan secara sistematis, sehingga atlet yang terpilih benar-benar memiliki kualitas teknis, mental, dan pengalaman yang mumpuni untuk bersaing di level dunia.

Alasan lain adalah untuk menjaga dan meningkatkan prestasi yang sudah di raih. Indonesia pernah mencatat pencapaian besar di ajang FIFAe, dan PSSI tidak ingin momentum tersebut hilang. Melalui IFEC, PSSI berharap bisa menemukan regenerasi pemain yang mampu mempertahankan bahkan melampaui prestasi sebelumnya. Kompetisi ini di rancang dengan format yang inklusif, memungkinkan partisipasi dari berbagai level pemain. Mulai dari pemula yang berbakat hingga atlet profesional yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Dengan empat jalur seleksi utama, yaitu Development Division, Online Qualifiers, Special Event. Dan Wildcard, peluang untuk menemukan bakat baru semakin besar.

Selain itu, peluncuran IFEC juga menjadi wujud komitmen PSSI dalam membangun ekosistem esports yang berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada seleksi pemain, ajang ini juga menjadi media pembinaan dan edukasi. Memperkenalkan standar kompetisi internasional kepada peserta sejak tahap awal. PSSI memahami bahwa untuk sukses di FIFAe World Cup, di perlukan persiapan matang. Termasuk adaptasi terhadap tekanan kompetisi dan strategi bermain di bawah standar global. IFEC menjadi wadah ideal untuk itu semua. Dengan alasan-alasan tersebut, IFEC tidak hanya sekadar turnamen. Tetapi juga fondasi penting dalam perjalanan Indonesia menuju panggung eFootball tertinggi di dunia.

Menyiapkan Atlet Terbaik Menuju Panggung Dunia EFootball

PSSI Menyiapkan Atlet Terbaik Menuju Panggung Dunia EFootball melalui program seleksi dan pembinaan yang terstruktur, salah satunya lewat peluncuran Indonesia Football Esports Championship (IFEC). Kompetisi ini menjadi jalur resmi untuk menentukan siapa yang layak mewakili Indonesia di ajang bergengsi FIFAe World Cup. PSSI memahami bahwa untuk bersaing di tingkat dunia. Di butuhkan pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis tinggi. Tetapi juga mental kuat, adaptasi cepat, dan strategi bermain yang matang. Karena itu, proses seleksi di IFEC di bagi dalam beberapa jalur. Yang di rancang untuk menjaring talenta dari berbagai level, mulai dari pemain komunitas hingga profesional.

Tahapan seleksi meliputi Development Division untuk menguji 16 pemain semi-profesional di platform mobile dan konsol. Online Qualifiers yang terbuka untuk semua kalangan. Special Event yang di gelar offline untuk mengasah mental bertanding langsung di depan penonton. Serta jalur Wildcard yang di berikan kepada pemain berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Setiap jalur tidak hanya menguji kemampuan bermain. Tetapi juga membiasakan peserta dengan atmosfer kompetisi berskala besar, yang akan mereka hadapi di panggung dunia.

PSSI juga memanfaatkan turnamen ini sebagai wadah pembinaan jangka panjang. Selama kompetisi berlangsung, atlet dipantau dari segi konsistensi performa, kemampuan membaca permainan, kerja sama tim, hingga pengendalian emosi. Mereka yang terpilih akan mendapatkan pelatihan lanjutan, termasuk simulasi pertandingan dengan format FIFAe. Analisis strategi lawan, dan pembinaan fisik serta mental untuk menghadapi tekanan di level tertinggi. Inilah beberapa penjelasan mengenai alasan PSSI Luncurkan IFEC.